Cara Kerja Motor Starter

Gambar Starter Switch on pada cara kerja motor starter
Gambar Starter Switch on pada cara kerja motor starter

Kali ini kita akan jelaskan cara kerja motor starter, sebelum lebih mendalaminya perlu diketahui bahwa motor starter pada kendaraan adalah suatu bagian dari komponen sistem starter.

Sistem elektrik yaitu sistem yang digunakan pada dinamo starter motor. Diantaranya tipe motor stater yang paling sering digunakan pada kendaraan sepeda motor atau mobil adalah tipe motor starter konvesional.

Fungsi dari motor starter yaitu sebagai penggerak awal atau mula supaya kendaraan dapat hidup.

Motor starter tipe konvensional terdiri atas beberapa komponen – komponen, diantaranya drive lever, armature brake, magnetic switch (solenoid), sikat (brush), armature, field coil, pole dan yoke.

Disini kegunaan motor starter memegang peranan sangat penting sebagai pemutar mesin untuk pertama kalinya supaya mesin bisa berputar dan dihidupkan.

Prinsip kerja elektromagnetik yang digunakan pada motor starter, berguna sebagai manfaat aliran arus listrik agar dapat menghasilkan medan magnet yang bisa digunakan sebagai penggerak sebuah benda berputar.

Cara kerjanya, motor starter ini dapat dibagi menjadi 3 (tiga) suatu keadaan yaitu pada saat kunci kontak berada diposisi ST, disaat pinion gear bisa terhubung penuh dengan ring gear dan posisi terakhir adalah pada saat kunci kontak on kembali pada posisi IG atau ON. Dibawah ini penjelasan cara kerja motor starter secara lengkap.

Penjelasan Cara Kerja Motor Starter Lengkap

Posisi saat starter switch on (Kunci kontak di posisi ST)

Gambar Saat Starter Switch On pada cara kerja starter
Gambar Saat Starter Switch On pada cara kerja starter

keadaan ketika kunci kontak mobil diputar pada posisi Starter Switch ON (ST) maka dari itu kedua kumparan Hold – in Coil dan Pull – in Coil yang ada didalam selenoid bisa memiliki medan magnet.

Berikut penjelasan aliran arus listrik yang mengalir pada saat starter switch ON

Gambar Cara Kerja Motor Starter
Gambar Cara Kerja Motor Starter

Penjelasan diatas menunjukan aliran arus listrik akan mengakibatkan terbentuknya suatu medan magnet pada kumparan Pull – in Coil.

Arus listrik selain mengalir pada pull -in Coil juga dapat mengalir ke kumparan Hold -in Coil, dibawah ini alur gambaran aliran arus listrik yang terjadi

Gambar Pull-in Coil pada cara kerja motor starter
Gambar Pull-in Coil pada cara kerja motor starter

Posisi Saat Pinion Gear Terkait Penuh Dengan Ring Gear

Gambar saat pinion gear terkait penuh dengan ring gear pada cara kerja starter
Gambar saat pinion gear terkait penuh dengan ring gear pada cara kerja starter

Pada saat pinion gear masuk dan bisa berkaitan penuh dengan ring gear, hal semacam ini akan bisa menyebabkan plat kontak antar terminal menjadi terhubung penuh, yaitu dapat menghubungkan antara Terminal C dengan Terminal 30. Apabila Terminal 30 dan Terminal C akan terhubung, maka akan menyebabkan arus yang besar berasal dari baterai mengalir menuju ke Field Coil.

Dibawah ini rincian arus listrik yang dapat mengalir saat Pinion gear penuh dengan terikat.

Gambar Pinion gear terkait penuh pada cara kerja motor starter
Gambar Pinion gear terkait penuh pada cara kerja motor starter

Maka dengan Begitu, medan magnet besar akan bisa terbentuk pada kumparan Field Coil dan pada kumparan armature sehingga motor starter bisa berputar cepat dengan tenaga yang lebih besar lagi agar bisa memutarkan mesin melalui Ring gear.

Pada saat yang sama, tegangan diTerminal C, Terminal 30, Terminal 50, akan menjadi sama semuanya. Nah nanti Efeknya arus yang mengalir pada kumparan Pull -in Coil dapat berhenti dan bisa menyebabkan kemagnetan di bagian Kumparan Pull -in Coil menghilang.

Kemudian untuk kumparan Hold -in Coil arus akan tetap mengalir dari baterai ⇒ Terminal 50 ⇒ Kumparan Hold -in Coil ⇒ Massa (Ground). Dengan demikian medan magnet yang terdapat pada kumparan Hold -in Coil akan tetap bertahan sehingga tetap menahan Plunyer pada posisinya.

Maka dengan demikian, meski kumparan dari Pull -in Coil daya magnetnya hilang, maka Pluyer masih dalam kondisi tertahan.

Posisi Saat Kunci Kontak Kembali ke Posisi ON (IG)

Gambar saat kunci kontak kembali ke posisi on pada cara kerja motor starter
Gambar saat kunci kontak kembali ke posisi on pada cara kerja motor starter

Saat mesin dihidupkan, sehingga kunci kontak akan dilepas dan posisinya kembali ke posisi IG atau ON. Akan tetapi, saat setelah kunci kontak akan kembali ke posisi IG/ON, maka plat kontak antara terminal yang menghubungkan Terminal C dengan Terminal 30 menempel, namun Terminal 50 tidak akan memperoleh arus litrik atau bisa dibilang terputus.

Berikut ini gambaran aliran arus listrik yang terjadi di saat kunci kontak kembali ke posisi ON

Gambar kunci kontak kembali ke posisi ON pada Cara kerja Motor Starter
Gambar kunci kontak kembali ke posisi ON pada Cara kerja Motor Starter

Saat berada di posisi ini, medan magnet yang kuat masih terjadi pada Armature dan Field Coil maka dari itu motor starter masih pada keadaan berputar. Keadaan saat starter switch off atau terputus, maka si aliran listrik tersebut akan mengalir kembali ke kumparan Pull -in Coil.

Berikut alur aliran arus listriknya

Gambar aliran arus listriknya pada cara kerja motor starter
Gambar aliran arus listriknya pada cara kerja motor starter

Nah, itu tadi merupakan penjelasan lengkap cara kerja motor starter, untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai dunia otomotif kamu bisa kunjingi https://otonesia.net